8 Nasehat Emas Imam Hambali
Ada
sebuah kisah berupa nasihat yang jika kita mau merenungkannya,
insya Allah akan memberikan banyak faidah. Kisah ini disampaikan oleh Imam
an-Nawawi rahimahullah, beliau berkata:
دخل رجل على
الامام احمد بن حنبل فقال له عظني؟ فقال:
Ada seorang lelaki yang masuk menemui Imam Ahmad bin
Hambal rahimahullah. Maka laki-laki tersbut berkata:”Berilah nasihat
kepadaku!”.
ان كان الله قد تَكَفَّلَ
بالرزق حقا فاهتمامك لماذا؟
Maka Imam Ahmad berkata:”Jika Allah ‘azza wa jalla
menanggung rezeki, maka kenapa engkau khawatir (dengan tidak mendapatkan
rezeki)?
وان كان الخلف
على الله حقا فالبخل لماذا؟
Dan jika ganti (bagi harta yang diinfaqkan) dari Allah
‘azza wa jalla itu benar, maka kenapa engkau bakhil?
وان كانت الجنة
حقا فالراحة لماذا؟
Jika syurga itu benar adanya, kenapa engkau
bersantai-santai (berleha-leha dalam beramal)?
وان كانت النار
حقا فالمعصية لماذا؟
Jika neraka itu benar adanya, mengapa engkau masih
melakukan ma’siat?
وان كان سؤال
منكر ونكير حقا فالأنس لماذا؟
Jika pertanyaan Munkar dan Nakir (si salam kunbur) itu
benar adanya, mengapa engkau merasa senang (dengan kehidupan dunia)?
وان كانت الدنيا
فانية فالطمأنينة لماذا؟
Jika dunia itu fana, mengapa engkau merasa tenang (di
dunia)?
وان كان الحساب
حقا فالجمع لماذا؟
Jika hisab itu benar, mengapa engkau banyak mengumpulkan
harta (bukannya mengumpulkan amal)?
وان كان كل شيء
بقضاء وقدر فالخوف لماذا؟
Dan jika segala
sesuatu itu sudah ditakdirkan, oleh Allah ‘azza wa jalla, kenapa harus takut?
Sahabat
blog saya (sufi) yang kami muliakan, Renungkanlah nasehat di atas! Bisakah kita menjawab semua pertanyaan itu?
hidup kita pasti berakhir dan tidak tahu kapan, hanya Allah yang tahu. Mari perbaiki diri agar menjadi makhluk Allah yang diridhai. Sehingga Allah akan memberikan kita surga sesuai janjinya. Sesungguhnya Allah tidak pernah mengingkari janji.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
No comments:
Post a Comment